News

Rapat Dengar Pendapat Kementerian Pertanian: Program Swasembada Pangan 2024-2029

Rapat Dengar Pendapat Kementerian Pertanian: Program Swasembada Pangan 2024-2029
Rapat Dengar Pendapat Kementerian Pertanian: Program Swasembada Pangan 2024-2029

Rapat Dengar Pendapat Kementerian Pertanian: Program Swasembada Pangan 2024-2029

WartaIndo, 16/11/2024. Pangan Nusantara. Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup untuk seluruh masyarakat Indonesia, Kementerian Pertanian RI akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait program Swasembada Pangan yang direncanakan untuk periode 2024-2029. RDP tersebut direncanakan berlangsung di Ruang Rapat Utama Kementerian Pertanian dan dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk perwakilan dari organisasi petani, akademisi, serta pihak swasta yang berkomitmen terhadap pembangunan sektor pertanian.

Dalam penyampaian RDP nantinya, Kebijakan Menteri Pertanian dalam menyampaikan program Swasembada Pangan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah dalam rangka mencapai kemandirian pangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, petani, dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan. "Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam program Swasembada Pangan nantinya tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan petani dan keberlanjutan lingkungan,".

Program Swasembada Pangan 2024-2029 dirancang dengan beberapa strategi kunci yang meliputi peningkatan produktivitas lahan, diversifikasi pangan, pengembangan teknologi pertanian, serta penyediaan akses terhadap modal dan pasar. Salah satu poin penting dalam RDP adalah diskusi tentang peningkatan produktivitas lahan pertanian melalui penerapan teknologi pertanian modern. Ini meliputi penggunaan benih unggul, pupuk organik, dan sistem irigasi yang efisien.

Lebih lanjut, para peserta RDP juga membahas tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program sebelumnya, termasuk dampak perubahan iklim, fluktuasi harga pangan, serta masalah infrastruktur. Dalam hal ini, Kebijakan Menteri sangat diharapkan mampu menegaskan perlunya adaptasi terhadap perubahan iklim serta penguatan infrastruktur pertanian, seperti jalan akses menuju lahan pertanian dan penyimpanan hasil panen. "Kami akan bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk memastikan adanya investasi yang memadai dalam infrastruktur pertanian," tambahnya.

Selain itu, sektor diversifikasi pangan juga menjadi fokus utama dalam RDP kali ini. Kementerian Pertanian berencana untuk mendorong masyarakat untuk tidak hanya bergantung pada beras sebagai sumber pangan utama, tetapi juga mengembangkan sumber pangan alternatif seperti umbi-umbian, sayur-sayuran, dan protein hewani. Dengan diversifikasi pangan, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat diperkuat dan mengurangi risiko ketergantungan pada satu jenis komoditas.

Rapat Dengar Pendapat nantinya akan diwarnai dengan masukan dari perwakilan petani dan akademisi yang berharap agar dalam pelaksanaan program Swasembada Pangan, pemerintah dapat memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani, agar mereka lebih memahami teknik budidaya yang baik dan benar. "Kami sangat mengharapkan adanya program pelatihan yang berkesinambungan, sehingga para petani bisa mendapatkan pengetahuan terbaru tentang teknologi pertanian dan praktik terbaik dalam bertani," ungkap salah satu perwakilan petani.

Di sisi lain, perwakilan sektor swasta juga menyampaikan komitmennya untuk terlibat aktif dalam mendukung program ini. Mereka menawarkan solusi inovatif dalam penyediaan akses pasar bagi produk pertanian, termasuk platform digital yang dapat menghubungkan petani dengan konsumen secara langsung. "Kami siap berkolaborasi dalam menciptakan sistem pemasaran yang lebih efisien dan transparan, sehingga petani mendapatkan harga yang lebih baik untuk produk mereka," ujar perwakilan dari salah satu perusahaan pertanian.

Rapat Dengar Pendapat ini diharapkan penandatanganan komitmen bersama antara Kementerian Pertanian, perwakilan petani, akademisi, dan pihak swasta untuk mendukung pelaksanaan program Swasembada Pangan 2024-2029. Komitmen ini merupakan langkah awal dalam membangun sinergi yang solid antara semua pihak untuk mencapai cita-cita ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.

Dengan berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, teknologi, dan infrastruktur yang memadai, diharapkan program Swasembada Pangan ini dapat memberikan dampak positif bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia secara keseluruhan. Kementerian Pertanian berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program ini agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai dan kesejahteraan petani semakin meningkat. #kameru

Admin

Admin

Administrator

Ada 0 komentar untuk artikel ini

Artikel Terkait

About Us

WartaIndo dikelola oleh PT. Proniaga Mitra Sejahtera merupakan media kolaboratif untuk memudahkan pengguna membaca, membuat, dan berbagai berita dan informasi. Warta Indo menyajikan konten berupa berita dan informasi seputar hukum, teknologi, edukasi, olahraga, hiburan, gaya hidup, wisata, kuliner, histori, trending topik, religi, seni budaya, tokoh inspiratif dan kolom opini. Selain ditulis oleh Kru redaksi, WartaIndo juga menerima tulisan dari kontributor dan pembaca.

Cart
  • Belum ada item