RASIONALMEDIA.ID -- Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan bisnis hulu migas masih menarik invetasi global.
Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Mustafid Gunawan mengatakan sudah banyak investor luar yang mulai masuk ke Indonesia.
Salah satunya lanjut Mustafid, Neptune Energy di blok migas West Ganal dilepas pantai Makassar. Neptune Energy West Ganal B.V bersama PT Pertamina (persero) dan Eni Indonesia Limited merupakan pemenang dalam lelang di blok West Ganal.
Tingginya Minat investor menurut Mustafid disebabkan transparasi pengelolaan migas sebagai implementasi Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Data Minyak dan Gas Bumi.
Investor dapat mengakses data kementrian ESDM serta mengolah data tersebut sesuai ketentuan Permen. Untuk mengakses data migas itu, investor migas wajib mendaftarkan diri sebagai anggota dan membayar iuran. "Sedang ditetapkan biaya iurannya. Sepanjang menjadi anggota, dapat data. Kalo tidak, hanya dapat data dasar. Banyak investor yang berharap data, " ucapnya.
Bagi non anggota maka akses data akan diberikan akses data terbatas hanya untuk data umum, data dasar, data olahan dan data interpretasi yang telah melewati masa kerahasiaan.
Sedang bagi anggota, Pemerintah memberikan akses data kepada semua pihak yang membutuhkannya dengan akses yang sebesar-besarnya.
Selain itu, dengan menjadi anggota maka berhak mendapatkan akses paket data pada penawaran Wilayah Kerja secara gratis serta mendapatkan paket data gratis untuk pemenang lelang.
sumber artikel terkait : antaranews
Ada 0 komentar untuk artikel ini